Mojokerto – Paguyuban Kepala Desa (PKD) Kabupaten Mojokerto menggelar kegiatan “Goes to Bali” dengan mengusung tema Studi Tiru Desa Tematik Wisata pada 15–18 Juli 2026. Kegiatan tersebut diikuti oleh 40 kepala desa dari berbagai wilayah di Kabupaten Mojokerto sebagai upaya meningkatkan wawasan dan kapasitas dalam pengembangan potensi desa wisata.
Ketua Paguyuban Kepala Desa Kabupaten Mojokerto, H. Miftahudin, ST, yang juga menjabat sebagai Kepala Desa Medali, Kecamatan Puri, mengatakan bahwa kegiatan ini bertujuan mempererat kebersamaan antarkepala desa sekaligus menambah pengetahuan mengenai pengelolaan desa wisata yang telah berhasil diterapkan di Bali.
Menurut H. Miftahudin, studi tiru merupakan salah satu langkah strategis untuk memperoleh inspirasi dan inovasi dalam membangun desa berbasis potensi lokal. Pengalaman yang diperoleh selama kunjungan diharapkan dapat menjadi referensi dalam mengembangkan desa-desa di Kabupaten Mojokerto agar lebih maju, mandiri, dan memiliki daya saing di sektor pariwisata.

“Kegiatan Goes to Bali ini tidak hanya menjadi ajang mempererat silaturahmi dan kebersamaan antar kepala desa, tetapi juga sebagai sarana belajar langsung mengenai konsep desa tematik wisata yang telah sukses dikembangkan di Bali,” ujarnya.
Selama kegiatan berlangsung, para peserta dijadwalkan mengunjungi sejumlah desa wisata untuk mempelajari pengelolaan destinasi, pemberdayaan masyarakat, pengembangan UMKM, hingga strategi promosi wisata berbasis budaya dan kearifan lokal.
Melalui kegiatan ini, Paguyuban Kepala Desa Kabupaten Mojokerto berharap berbagai pengalaman dan inovasi yang diperoleh dapat diterapkan sesuai potensi masing-masing desa. Dengan demikian, pengembangan desa wisata di Kabupaten Mojokerto diharapkan mampu meningkatkan perekonomian masyarakat, membuka lapangan kerja baru, serta memperkuat identitas desa sebagai destinasi wisata yang menarik dan berkelanjutan.(Harry)














Leave a Reply