Program P3-TGAI Daerah Irigasi Klampisan 2 Kediri Mulai Dikerjakan, Dukung Peningkatan Produktivitas Pertanian

KEDIRI – Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI) di Daerah Irigasi Klampisan 2, Desa Kandangan, Kecamatan Kandangan, Kabupaten Kediri, resmi memasuki tahap pelaksanaan pada Senin (13/7/2026). Program yang didanai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun 2026 tersebut diharapkan mampu meningkatkan kualitas jaringan irigasi guna menunjang produktivitas sektor pertanian.

Pelaksanaan kegiatan dikerjakan oleh HIPPA Tirto Tani Klampisan berdasarkan Perjanjian Kerja Sama (PKS) Nomor HK0201/B/BBWS10.9.1/P3-TGAI/VI/2026/426. Pemerintah mengalokasikan anggaran sebesar Rp195 juta dengan masa pelaksanaan selama 60 hari kalender, terhitung sejak 22 Juni hingga 20 Agustus 2026.

Pekerjaan difokuskan pada peningkatan saluran irigasi di Daerah Irigasi Klampisan 2 agar distribusi air menuju areal persawahan menjadi lebih lancar, merata, dan efisien. Infrastruktur irigasi yang baik dinilai menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga ketersediaan air, terutama saat musim tanam, sehingga dapat mendukung peningkatan hasil produksi pertanian.

Ketua HIPPA Tirto Tani Klampisan, Mashuri, menyampaikan apresiasi atas dukungan pemerintah pusat melalui program P3-TGAI. Menurutnya, pembangunan saluran irigasi tersebut akan memberikan manfaat besar bagi para petani karena memperlancar aliran air dari sumber irigasi menuju lahan pertanian.

“Program ini diharapkan mampu meningkatkan fungsi saluran irigasi sehingga kebutuhan air bagi petani dapat terpenuhi dengan baik. Dengan pasokan air yang lancar, produktivitas pertanian juga diharapkan meningkat,” terang Mashuri.

Masyarakat Desa Kandangan berharap pelaksanaan proyek berjalan sesuai jadwal dengan tetap mengutamakan mutu pekerjaan. Melalui program P3-TGAI ini, jaringan irigasi diharapkan semakin optimal, mendukung peningkatan hasil panen, memperkuat ketahanan pangan daerah, serta mendorong pembangunan sektor pertanian yang berkelanjutan di Kabupaten Kediri.

Pemerintah juga berharap sinergi antara masyarakat, HIPPA, dan pemangku kepentingan dapat menjaga keberlanjutan fungsi jaringan irigasi sehingga manfaatnya dapat dirasakan petani dalam jangka panjang.(Red/Tim)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *