Mojokerto, 5 Agustus 2026 – Kegiatan monitoring Posyandu 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM) di Desa Batankrajan, Kecamatan Gedeg, Kabupaten Mojokerto, berlangsung dengan lancar pada Rabu (5/8/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah desa bersama lintas sektor dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan dasar bagi masyarakat.
Monitoring tersebut dihadiri oleh Kepala Desa Batankrajan Antony Wijohari, unsur Forkopimcam Gedeg, bidan desa, serta para kader posyandu. Seluruh peserta mengikuti rangkaian kegiatan dengan antusias, mulai dari evaluasi pelaksanaan pelayanan hingga pembahasan berbagai aspek yang berkaitan dengan peningkatan kualitas posyandu.
Kepala Desa Batankrajan, Antony Wijohari, mengatakan bahwa monitoring Posyandu 6 SPM diharapkan mampu memberikan dampak positif terhadap pelayanan kesehatan masyarakat. Menurutnya, kegiatan ini menjadi sarana untuk mengevaluasi sekaligus memperkuat kapasitas kader dalam menjalankan tugasnya di lapangan.
“Semoga kegiatan monitoring Posyandu 6 SPM ini dapat membantu masyarakat dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan dasar, keterampilan kader, pencatatan tumbuh kembang anak, serta mendukung tercapainya target Posyandu Siklus Hidup,” ujarnya.
Selain melakukan evaluasi administrasi dan pelayanan, kegiatan ini juga menjadi momentum untuk memperkuat koordinasi antara pemerintah desa, tenaga kesehatan, dan kader posyandu. Sinergi tersebut dinilai penting agar pelayanan kesehatan kepada ibu hamil, bayi, balita, remaja, hingga lanjut usia dapat berjalan lebih optimal.
Dengan adanya monitoring secara berkala, Pemerintah Desa Batankrajan berharap seluruh indikator pelayanan Posyandu 6 SPM dapat tercapai sesuai target. Langkah ini juga diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat dalam memanfaatkan layanan posyandu sebagai upaya menjaga kesehatan keluarga dan mewujudkan masyarakat yang lebih sehat serta sejahtera.(Red)














Leave a Reply