MOJOKERTO – Proyek pelebaran Jembatan Belik yang berada di ruas jalan Trawas–Belik, Kabupaten Mojokerto, kini mulai dikerjakan. Pembangunan infrastruktur tersebut diharapkan dapat meningkatkan kenyamanan dan keselamatan masyarakat dalam melakukan aktivitas transportasi di wilayah setempat.
Proyek pelebaran jembatan ini memiliki volume pekerjaan 7,00 meter x 9,00 meter dengan nilai anggaran sebesar Rp1.671.377.000,00. Dana pembangunan bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2026.
Berdasarkan informasi proyek, pekerjaan dilaksanakan selama 180 hari kalender. Pelaksanaan dimulai pada 22 Juni 2026 dan ditargetkan selesai pada 18 Desember 2026. Adapun proyek tersebut dikerjakan oleh PT Karya Sejati Utama.

Pelaksana proyek, CV Indra, menyampaikan bahwa pembangunan pelebaran Jembatan Belik di ruas Trawas–Belik diharapkan memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya para pengguna jalan yang melintasi jalur tersebut.
“Kegiatan pembangunan proyek Jembatan Belik–Trawas ini semoga bermanfaat bagi warga pengguna jalan,” ujar pelaksana CV Indra, Rabu (12/8/2026).
Pelebaran jembatan menjadi bagian penting dalam mendukung peningkatan kualitas infrastruktur jalan dan jembatan di Kabupaten Mojokerto. Selain memperlancar arus kendaraan, keberadaan jembatan yang lebih memadai diharapkan mampu menunjang mobilitas masyarakat serta aktivitas perekonomian di kawasan sekitar.
Masyarakat pengguna jalan diharapkan turut mendukung pelaksanaan proyek dengan tetap berhati-hati saat melintas di sekitar lokasi pekerjaan. Dengan adanya pembangunan tersebut, jembatan diharapkan dapat memberikan pelayanan transportasi yang lebih baik setelah proyek selesai sesuai target yang telah ditetapkan.(Bowo)















Leave a Reply