Mojokerto – Pemerintah Kabupaten Mojokerto mulai melaksanakan proyek rehabilitasi jembatan di Desa Kedunguneng, Kecamatan Bangsal, Kabupaten Mojokerto. Pekerjaan tersebut berada di ruas jalan Puloniti–Sumberkarang dan diharapkan dapat meningkatkan aksesibilitas serta mendukung kelancaran aktivitas masyarakat.
Berdasarkan informasi di lokasi proyek, rehabilitasi jembatan memiliki volume pekerjaan sepanjang 14 meter dengan lebar 4 meter. Pekerjaan ini didanai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2026 dengan nilai kontrak sebesar Rp856.404.000,00.
Pelaksanaan proyek dipercayakan kepada CV Airlangga Maju Mapan dengan masa pekerjaan selama 150 hari kalender, terhitung mulai 4 Juni 2026 hingga 31 Oktober 2026.

Warga menyambut baik dimulainya pembangunan tersebut. Salah seorang warga Dusun Kedunguneng yang juga Ketua Karang Taruna, Mahroji, mengungkapkan rasa syukur atas dimulainya rehabilitasi jembatan yang telah lama dinantikan masyarakat.
“Alhamdulillah rehabilitasi jembatan ini akhirnya dikerjakan. Jembatan ini menjadi penghubung antara Desa Kedunguneng dengan Desa Sumberkarang, Kecamatan Dlanggu. Semoga setelah selesai nanti dapat memberikan manfaat besar bagi warga sekitar maupun masyarakat dari luar Desa Kedunguneng serta memperlancar aktivitas ekonomi dan sosial masyarakat,” ujarnya, Jumat (24/7/2026).
Keberadaan jembatan tersebut dinilai memiliki peran strategis sebagai jalur penghubung antarwilayah. Dengan rehabilitasi yang sedang berlangsung, diharapkan kondisi infrastruktur menjadi lebih aman, kokoh, dan nyaman dilalui kendaraan maupun pejalan kaki.
Pemerintah juga berharap proyek ini dapat selesai tepat waktu sehingga manfaatnya segera dirasakan masyarakat dalam mendukung mobilitas, distribusi hasil pertanian, serta pertumbuhan perekonomian di wilayah Kecamatan Bangsal dan sekitarnya.(Bowo)














Leave a Reply