MOJOKERTO – Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI) di Daerah Irigasi Subantoro, Desa Balongmojo, Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto, terus berjalan sebagai upaya meningkatkan kualitas infrastruktur irigasi guna mendukung produktivitas pertanian. Program yang didanai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun 2026 ini diharapkan mampu memperlancar distribusi air ke lahan persawahan serta memperkuat ketahanan pangan daerah, Kamis (23/7/2026).
Pelaksanaan kegiatan dikerjakan oleh HIPPA/P3A Sumber Air Desa Balongmojo berdasarkan Perjanjian Kerja Sama (PKS) Nomor HK0201/Bbws10.9.5/P3-TGAI/VI/2026. Pemerintah mengalokasikan anggaran sebesar Rp195 juta dengan masa pelaksanaan selama 60 hari kalender, mulai 22 Juni hingga 20 Agustus 2026.
Pekerjaan difokuskan pada peningkatan saluran irigasi di Daerah Irigasi Subantoro agar aliran air menuju areal persawahan menjadi lebih lancar, merata, dan efisien. Infrastruktur irigasi yang memadai dinilai memiliki peran penting dalam menjaga ketersediaan air, khususnya saat musim tanam, sehingga dapat meningkatkan hasil produksi pertanian.
Ketua HIPPA/P3A Sumber Air Desa Balongmojo, Surjako, mengapresiasi dukungan pemerintah pusat melalui program P3-TGAI. Menurutnya, pembangunan saluran irigasi tersebut akan memberikan manfaat besar bagi para petani karena mampu memperlancar pasokan air ke lahan pertanian.

“Program ini diharapkan mampu meningkatkan fungsi saluran irigasi sehingga kebutuhan air bagi petani dapat terpenuhi dengan baik. Dengan pasokan air yang lancar, produktivitas pertanian juga diharapkan meningkat,” ujar Surjako.
Masyarakat berharap pelaksanaan proyek berjalan sesuai jadwal dengan tetap mengedepankan kualitas pekerjaan. Melalui program P3-TGAI, jaringan irigasi diharapkan semakin optimal, mendukung peningkatan hasil panen, memperkuat ketahanan pangan, serta mendorong pembangunan sektor pertanian yang berkelanjutan di Kabupaten Mojokerto. Pemerintah juga menekankan pentingnya sinergi antara masyarakat, HIPPA, dan seluruh pemangku kepentingan agar fungsi jaringan irigasi dapat terjaga dan memberikan manfaat bagi petani dalam jangka panjang.(Bowo/tim)













Leave a Reply