Mojokerto – Kondisi Atap bangunan atap SD Negeri 2 Kupang Jetis, Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto, menjadi perhatian masyarakat. Genteng bangunan sekolah kini telah diturunkan karena rangka kayu penyangga atap dilaporkan sudah rapuh dan dikhawatirkan membahayakan keselamatan warga sekolah.Jumat 3/7/2026
Kepala Desa Kupang Jetis, Andridi, S.H., menyampaikan harapannya agar Pemerintah Kabupaten Mojokerto melalui Dinas Pendidikan segera mengambil langkah cepat untuk melakukan pembangunan kembali bagian atap sekolah tersebut. Menurutnya, kondisi bangunan yang sudah tidak layak dapat mengancam keselamatan siswa maupun tenaga pendidik apabila tetap digunakan untuk kegiatan belajar mengajar.
“Kami berharap Dinas Pendidikan Kabupaten Mojokerto bersama Pemerintah Kabupaten Mojokerto segera merealisasikan pembangunan atap SDN 2 Kupang Jetis. Keselamatan anak-anak harus menjadi prioritas utama,” ucap Andridi
Ia menambahkan, kekhawatiran juga dirasakan oleh para wali murid. Sebagian orang tua mengaku cemas apabila anak-anak mereka tetap mengikuti kegiatan belajar di sekolah dengan kondisi bangunan yang dinilai berisiko. Karena itu, masyarakat berharap proses perbaikan dapat segera dilaksanakan agar aktivitas pendidikan kembali berlangsung dengan aman dan nyaman.
Pantauan di lokasi menunjukkan genteng telah diturunkan untuk menghindari risiko ambruk akibat kondisi rangka kayu yang mengalami kerusakan. Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya pencegahan sementara sambil menunggu tindak lanjut dari pemerintah daerah.
Warga Desa Kupang Jetis berharap aspirasi ini segera mendapat perhatian. Mereka menilai fasilitas pendidikan yang aman dan layak merupakan kebutuhan dasar yang harus dipenuhi demi menunjang proses belajar mengajar serta memberikan rasa aman bagi siswa, guru, dan seluruh warga sekolah. Hr




Leave a Reply