MOJOKERTO – Pekerjaan proyek program revitalisasi satuan pendidikan di SDN Madureso, Kecamatan Dawarblandong, Kabupaten Mojokerto, kini memasuki tahap akhir. Proyek tersebut mendapat dukungan anggaran dari APBN Tahun 2026 dengan nilai bantuan sebesar Rp644.072.808.
Pelaksanaan program revitalisasi dilakukan melalui P2SP. Pembangunan tersebut diharapkan dapat meningkatkan kualitas sarana dan prasarana pendidikan sekaligus menciptakan lingkungan sekolah yang lebih aman, nyaman, dan mendukung kegiatan belajar mengajar.

Kepala SDN Madureso Dawarblandong, Umaiyah, S.Pd., menyampaikan apresiasi atas adanya program revitalisasi satuan pendidikan tersebut. Menurutnya, peningkatan fasilitas sekolah memiliki peran penting dalam menunjang proses pembelajaran serta memberikan kenyamanan bagi siswa maupun tenaga pendidik.
“Pembangunan proyek revitalisasi ini semoga nantinya bisa bermanfaat bagi tenaga pendidik serta para murid,” ujar Umaiyah Selasa (20/10/2026).

Ia berharap seluruh hasil pembangunan nantinya dapat dimanfaatkan secara maksimal dan dirawat bersama oleh seluruh warga sekolah. Dengan fasilitas yang lebih memadai, kegiatan pembelajaran diharapkan berjalan lebih optimal dan mampu meningkatkan semangat belajar peserta didik.
Program revitalisasi satuan pendidikan merupakan salah satu upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas fasilitas pendidikan. Sarana dan prasarana yang layak dinilai menjadi salah satu faktor pendukung terciptanya suasana belajar yang kondusif.

Pihak sekolah berharap dukungan pemerintah terhadap peningkatan fasilitas pendidikan dapat terus berlanjut. Dengan lingkungan sekolah yang semakin nyaman dan fasilitas yang memadai, mutu pendidikan di SDN Madureso ini.(Red)













Leave a Reply