Proyek Alun-alun Kota Dengan Anggaran Milyaran Rupiah Kecewakan Masyarakat Pagaralam

 

PAGARALAM (SUMSEL) ANGKATBERITA.COM_, Masyarakat sangat menyayangkan tempat bermain anak-anak di lapangan Merdeka Alun-Alun Utara tergenang air sampai mata kaki. Pasalnya, pekerjaan yang baru dibangun itu tida adanya pembuangan tempat saluran air yang keluar.

Masyarakat Kota Pagar Alam, Kecamatan Pagar Alam Utara, aris (40), Sabtu (22/1/2023) mengatakan kepada wartawan , dirinya bersama keluarga ingin menikmati liburan akhir pekan dengan mengunjungi alun-alun utara lapangan Merdeka yang katanya sudah bagus

“Karena lokasi ini dekat dengan tempat tinggal kami, saya sudah biasa menemani anak-anak bermain di Alun alun ini,” ujarnya.

Namun, ia sangat menyayangkan dengan bangunan Alun alun Kota yang sudah bagus dibangun dengan abggara milyaran rupiah tapi saat ini, adanya genangan air akibatnya dari pembangunan ini menjadi pemandangan yang tidak enak di pandang mata seakan akan proyek ini asal jadi saja tampa ada perencanaan yang matang,

“Saya berfikir apakah dengan bangunan yang sebagus ini tidak adanya tempat saluran air keluar dan apakah ada yang tersumbat di saluran tersebut. Untuk itu saya berharap agar Pemerintah Kota Pagar Alam dalam hal ini dinas terkait memikirkan supaya saluran air tersebut mengalir dengan lancar karena sayang dengan bangunan yang sudah bagus,” ungkapnya.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas PUPR Kota Pagar Alam Yudianto melalui Kabid Bina Marga (BM) Dodi saat dikonfirmasi melalui whatsapp menanggapi hal tersebut akan menurunkan tim untuk membersihkan sumbatan air supaya mengalir lancer.

“Mengenai masalah pekerjaan di taman Alun alun Kota, disisi lain yang kami tangani hanya pekerjaan conblok dan pengaspalan disekelilingnya , cuman untuk saluran air itu memang ditangani oleh dinas PU, masalah saluran, air yang sumbat, akibat air hujan yang lebat, sejauh ini dari dinas PU akan turun kelapangan untuk mengecek sumbatan, siring, akan tetapi jika pemasangan conblok yang baru selesai dikerjakan tergenang akan bahaya,” ujarnya.

By