Pemda Kaur Himbau, Ketua Ormas Berikan Contoh “Mengundurkan Diri dari Sekdes”

Pemda Kaur Himbau, Ketua Ormas Berikan Contoh “Mengundurkan Diri dari Sekdes”

BengkulullAngkatberita.com, Di akhir tahun 2022 tertanggal 26 Desember 2022, Pemerintah Daerah Kabupaten Kaur melalui Sekretaris Daerah mengeluarkan Surat Edaran Nomor : 800/1267/BKD-PSDM/KK/2022.

Dalam surat edaran tersebut melarang terkait perangkat desa rangkap jabatan. Jika ditemui, maka Kepala OPD untuk mengevaluasi dan disampaikan ke BKD-PSDM Kabupaten Kaur.

Sehubungan dengan adanya himbauan dari pemerintah terkait rangkap jabatan, Sekretaris Desa Padang Leban Kecamatan Tanjung Kemuning yang juga merupakan salah satu Ketua Ormas SMSI Kabupaten Kaur,, Yusman mengundurkan diri dari Sekretaris Desa Padang Leban.

“Sehubungan dengan Himbauan Pemda Kaur terkait rangkap Jabatan, maka dengan ini saya menyatakan mengundurkan diri sebagai Sekretaris Desa (Sekdes) Padang Leban Kecamatan Tanjung Kemuning Kabupaten Kaur”, jelas Yusman kepada Awak media melalui Chat WA (09/01/23).

Yusman menyadari penuh atas kepercayaan yang telah diamanahkan kepadanya selaku Ketua Ormas SMSI Kabupaten Kaur dan Pengurus (Anggota). Oleh karena itu, beliau ingin fokus dalam Ormas tersebut.

“Saat ini, saya akan fokus di organisasi Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kaur dan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI)”, sambung Yusman.

Tidak hanya di situ, Yusman juga menyatakan sikap atas pengunduran dirinya, beliau berlepas diri dari segala bentuk tanggung jawab pada Pemerintahan Desa Padang Leban sejak Pengunduran dirinya disampaikan. Karena seluruh pertanggungjawaban sudah diserahkan sepenuhnya.

“Segala bentuk tanggungjawab atas pemerintahan desa sudah diserahkan sepenuhnya ke Pemdes Padang Leban. Sehingga, saya tidak lagi memiliki tugas dan tanggungjawab terhadap Pemdes Padang Leban. Surat pengunduran diri sudah diserahkan ke Pemdes dan Surat Keputusan Pemberhentian Sebagai Sekdes sudah diterima”, tutupnya.

Sikap yang dilakukan Ketua Ormas SMSI Kabupaten Kaur, Yusman patut diapresiasi dan menjadi contoh bagi masyarakat luas khususnya di Wilayah Pemerintah Daerah Kabupaten Kaur yang dirinya merasa merangkap jabatan sebagai Perangkat Desa.

(Yayan)