Papan Plang Dusun Anggaran DD 2021 Terbengkalai Dan Belum Terpasang Sampai Tahun 2023 Kenapa.!?

Tanggamus, (Lampung) Angkatberita.com_, Selain Carut Marut Pengelola Angaran Hadi Barto Selaku kepala pekon way Panas papan plang Kepala Dusun, yang di anggarkan dari Dana Desa pada tahun 2021 Lalu Di Pekon Way Panas Kecamatan Wonosobo Kabupaten Tanggamus Lampung belum di pasang hingga tahun 2023,

Pasalnya Papan Plang Kadus tersebut terlihat masih tersimpan di balai Pekon setempat saat di konfirmasi oleh awak media terkait , papan plang yang masih tertata dengan Perangkat Pekon yang berada di balai Pekon namun mereka hanya menjawab belum ada printah dari pak Kakon,

Kepala Pekon Way Panas Hardi Berto saat dijumpai awak Media Angkat Berita.com ,pada hari Jum’at (06/01/2023) di Kantor Pekon, ketika dipertanyakan terkait papan plang Kadus, Kepala Pekon lebih banyak diam dan menjawab belum sempat,” jawabnya singkat.

Ditempat terpisah Ketua Badan Himpunan Pemekonan (BHP) Bpk H.Idham selaku BHP iya Sangat menyayangkan Papan plang Kadus yang memang sudah di beli oleh pemerintah Pekon seharusnya barang yang udah di bayar harus segera di pasang di depan rumah Kepala Kadus supaya warga juga tau dan itu juga salah satu bentuk sosialisasi pemerintah Pekon Dengan warganya,

Menurut Bpk, H. Idham, Sepanjang tahun anggaran 2021 lalu saya belum mau terlalu jauh untuk mengawasi dari segi apa pun bentuk kegiatan pemerintah pekon Way Panas Baik dari anggaran dan juga kegiatan yang lain entah itu berupa fisik pembangunan dan juga yang berbentuk barang atau peralatan kantor dan juga jenis – jenis lain nya ungkap bpk,H.Idham, Hari Senin, (09/01/ 2023, Pukul 11 : 00 wib

Lanjut Idham kenapa saya belum mau terlalu jauh untuk mengawasi anggaran yang di kelola oleh pemerintah Pekon, saya sengaja memberi mereka kelonggaran dan juga menghindari asumsi masyarakat karena apa pun itu saya juga pernah menjabat Sebagai Kepala Pekon Way Panas .Dan ikut juga dalam pencalonan, saat pencalonan kemaren saya kalah nanti ada sangkaan saya masih ada unsur politik.

” Saya juga sangat bertrimakasi kepada kawan kawan baik dari Lembaga atau pun Media yang peduli dan ikut mengawasi Dana Desa yang di salurkan Pemerintah karena Dana Tersebut bukan milik pribadi melainkan uang negara dan juga uang rakyat jadi selain masyarakat Pekon Way Panas yang mengawasi dan juga masyarakat wajib tau itu lah yang di namakan trasparansi publik. Imbuhnya

” Iya, untuk sementara itu lah yang bisa saya jelaskan Sama Teman – teman Media tapi kalau untuk kedepan nya pasti saya akan lebih teliti dan lebih detil lagi dan insa Allah saya akan menjalankan poksi saya selaku BHP dengan tujuan dan harapan supaya Pekon Way Panas kedepan nya akan lebih maju lagi di masa yang akan datang. pungkasnya.

 

(Red-Umar)