Korban Sebutkan Inisial Pelaku, Kapolsek Padang Guci Ulu Periksa Saksi dan TKP

Kaur (Bengkulu) – Angkatberita.com_, Kecamatan Padang Guci Hulu, kata Kapolsek Padang Guci Hulu kejadian yang menimpah gadis belia Desa Tanjung Kemuning II, di Desa Naga Rantai, belakang pertashop untuk sementara motifnya penganiayaan anak di bawah umur hal ini di ketahui, kamis (19/01/2023).

Saat di konfirmasi tepat di ruangan Kapolsek Pagulu menjelaskan, awalnya kami mendapat informasi, pak kulik ada juga kabar orang gila infomasi ini kami anggap liar, jadi kami cepat melakukan tindakan mengumpulkan informasi baik dari masyarakat atau dari saksi-saki, untuk kesimpulan sementara, bukan Pak Kulik dan bukan orang gila terkait kejadian tersebut.

Dari kemarin sampai hari ini, titik awal kami meriksa korban dan saksi sama TKP, sedangkan di TKP kami lihat lokasi tersebut sangat sepi, yang ada cuma mereka bertiga, cewek 2 orang dan cowok 1 orang, korban ini cuma ngawani temannya pacaran (berpasangan), jelas Ipda. Hengki Hermasyah, SH.

Jarak dengan jalan raya lebih kurang 100 meter, jarak antara korban dengan kawan yang berpasangan ini 40 meter, yang nampak pelaku itu cuma korban sendiri duduk di atas motor, tiba-tiba pelaku muncul dari semak-semak, korban sempat lari tapi jatuh terus di kejar oleh pelaku dari belakang kena cekik serta pisau di dekat leher, korban pun teriak manggil kawannya, akhirnya pelaku berusaha melepaskan cekikan dan kabur.

Setelah menjalani pemeriksaan korban dan saksi sama olah TKP untuk ciri-ciri pelaku pakai baju switer mantel, pakai masker dan pakai celana jin untuk warna baju dan celana jin belum jelas, kami akan bekerja semaksimal mungkin untuk mengungkap kasus ini sampai tuntas tentunya butuh proses dan waktu, tegas Ipda. Hengki Hermasyah, SH.

Untuk hasil sementara pemeriksaan ini kami simpulkan motifnya adalah penganiayaan anak di bawah umur, karena korban berumur 15 tahun, untuk motif yang lain kami belum berani menyimpulkan karena masih sangat minim keterangan dari korban dengan saksi, untuk idintitas pelaku belum kami dapatkan sekecil apapun itu informasi tentang pelaku cepat lapor ke kami dan proses penyidikan terus berjalan tunggu untuk informasi selanjutnya.

Saya juga menghimbau kepada masyarakat, bapak ibu pantau kegiatan anak-anak kita di luar rumah, telepon, kasih nasehat dengan anak kita sekolah yang rajin, berkumpulah di tempat-tempat yang rame hindari tempat-tempat yang sepi, tutur Ipda Hengki Hermasyah, SH.

Di sisi lain keterangan korban inisial RB (15), saya cuma menemani teman saya memang sudah ada janji sebelumnya, rabu sekira pukul 15.00 WIB 18/01/2023. kami berdua sampai di lokasi janjian, tiga orang cowok teman kami sudah duluan sampai, saya kenal ketiga cowok tersebut.

Singkat cerita, sekira pukul 17.00 WIB di hari yang sama, saya membelah diri insiden kejadian tersebut, pelaku sempat mengatakan DIAM DEK, tapi saya tetap teriak mintak pertolongan, dalam insiden kejadian tersebut saya kena luka sayat di beberapa jari tangan kanan, kiri dan ada 3 jahitan di talapak tangan kiri, tutup muka murung Kuntum nama samaran.

Dari keterangan Korban, pelaku penganiayaan tiga orang dengan inisial (PR), (BB) dan (NV).

Sampai dengan turunnya berita ini, publik menunggu gerak cepat Kapolres Kaur melalui Kapolsek Padang Guci Hulu untuk mengungkap kasus tersebut. Apalagi ini menyangkut kekerasan terhadap anak di bawah umur.

(Yayan)