Antusias Masyarakat hadiri Tabligh Akbar Ultah Desa Teluk Rhu yang ke 72.

 

RUPAT UTARA – Dalam rangka merayakan Hari Kemerdekaan Indonesia ke 77 Tahun dan Ulang Tahun Desa ke 72 Tahun, pihak Pemerintah Desa (Pemdes)Teluk Rhu menggelar Tabligh Akbar tepat dilapangan Pantai Pesona. Acara tersebut juga dihadiri oleh Camat Rupat Utara Kabupaten Bengkalis, H Afrizal.
Kepala Desa Teluk Rhu, Mansur diwakili oleh Kepala Dusun, Atan saat itu menyebutkan kita pada hari ini patut berbahagia karena Desa yang kita cintai sedang berulang Tahun ke 72 Tahun.
“Untuk itu, saya meminta kepada seluruh masyarakat yang berada di Desa Teluk Rhu agar tetap kompak dan menjaga suasana agar tetap damai,” Kata Kepala Dusun, Teluk Rhu, Atan Ahmad.
Sementara itu Camat Rupat Utara, H Afrizal mengatakan atas nama Pribadi dan Pemerintah Kecamatan kami mengucapkan selamat Hari Ulang Tahun Desa Teluk Rhu ke 72 Tahun.
“Dengan bertambahnya umur Desa Teluk Rhu ke 72 Tahun, kami meminta kepada seluruh Masyarakat yang berada di Desa ini agar bertambah dewasa dengan cara pola berpikir,” kata Camat Rupat Utara, H Afrizal.
Ditambahkannya, Apalagi Desa Teluh Rhu merupakan tempat wisata tentu banyak para pengusaha dari luar menginginkan untuk membeli lahan disini maka dari itu kami meminta kepada masyarakat agar tidak menjualnya.
“Manfaatkan tanah yang ada di tepi pantai ini sebagai ladang ekonomi bagi Masyarakat yang ada di Desa Teluk Rhu, jangan sampai termakan dengan rayuan-rayuan dari para pengusaha yang ingin membeli untuk membuka suatau usaha disini,” ujarnya.
Kita juga meminta bagi Masyarakat, diutarakannya, yang memiliki hewan ternak Apakah itu sapi atau kambing mohon diikat jangan ada di jalan gunung-gunung yang akan diinjak oleh ban mobil para wisatawan yang akan berkunjung di Desa Teluk Rhu.
“Saya berharap pada malam ini kepada kita semua mari jaga lingkungan agar tetap bersih apabila wisatatawan datang dilihatnya tidak bersih mereka membawa pulang cerita ini akan dikembangkan mereka lagi bahwa lingkungan kita tidak bersih dan akhirnya para wisatawan enggan datang lagi,” pungkasnya.***