Ahmad Sumanto Sarjana SAD di Muratara Kerja Serabutan;Ini Kisahnya

MURATARA,Angkatberita.com-Ahmad Sumanto Suku Anak Dalam(SAD)  di Kabupaten Musi Rawas Utara Sarjana Kerja serabutan.

Ahmad Sumanto jebolan Sekolah Tinggi Thenologi Sriwijaya(STTS) tahun 2015 Prodi Pendidikan Agama Kristen(PAK) mengeluh.

Semula dirinya berharap,dengan pendidikan yang ia miliki dapat menunjukan kepada anak- anak Suku Anak Dalam(SAD)bahwa pendidikan itu punya arti dan dapat berkontribusi pada Pemerintah.

Namun yang ia jalani sebagai kerja serabutan dalam memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari dirinya merasa kecewa, Karna menurut Sumanto pandangan anak SAD lainnya pendidikan itu tidak punya arti.

“Jadi kalau melihat kondisi saya dengan pendidikan tinggi kerjanya sama dengan SAD yang lain,anak SAD  tidak ada minat untuk melanjutkan pendidikan lebih tinggi,”kata Sumanto kepada Wartawan saat ditemui dikediamannya.Selasa(10/1/2023)

Sumanto menuturkan, selama Kepemimpinan Bupati Muratara Syarif Hidayat Sumanto perna mengabdikan dirinya menjadi pembimbing anak-anak SAD yang tinggal di Asrama Desa Lawang Agung Kecamatan Rupit.

Sumanto merasa bersyukur,Karna hampir seratus lebih anak-anak SAD dari berbagai tempat di Muratara bisa berkumpul untuk melanjutkan pendidikan yang lebih tinggi,

“Waktu itu kurang lebih seratus anak-anak dari SAD yang belajar tinggal di Asrama, mulai dari tingkat SD,SMP,dan tingkat SLTA,” tutur Sumanto.

Namun usaha yang ia lakukan selama bertahun-tahun untuk mendorong anak-anak SAD bangkit dari ketertinggalan,pada akhirnya kandas.

Kini Sumanto hanya berharap pada Pemerintah,dirinya sebagai generasi penerus SAD yang masih tertinggal agar pemerintah dapat membantu masa depan generasi SAD yang sudah berpendidikan tinggi.

“Harapan saya pada Pemerintah tolong diperdayakan kami SAD,agar kehidupan kami bisa setara dengan kehidupan masyarakat yang sudah maju,kami juga masyarakat Indonesia,tolong perhatikan kami,”harap ia

Jurnalis : Wancik