Terkait Pembuatan Pelabuhan Baru Di Desa Pangkalan Nyirih ,Pihak Pengusaha Angkat Bicara.

Desa Pangkalan Nyirih, Rupat.(17/03/2023)

Maraknya pemberitaan yang di naikkan Media Di Rupat perihal pekerjaan pembuatan Pelabuhan Baru tepatnya di jalan Cuna Laut Desa Pangkalan Nyirih yang di usahakan oleh pengusaha dari kota Dumai membuat tidak tinggal diam pengusaha tersebut.

Dicatut namanya sebagai perambah hitan mangrove pengusaha tersebut angkat bicara perihal pekerjaan tersebut.Dalam perjumpaan dengan pihak media yang di komandai oleh Forum Wartawan Rupat,bertempat di sebuah kedai kopi kota Dumai dia mengatakan seluruh pekerjaan tersebut sudah berjalan mengikuti prosedur mekanisme yang ditetapkan.

Menurut beliau, mereka telah membuat permohonan ijin pinjam pakai wilayah.Dan ini telahpun di urus oleh pihak Desa.Selain itu beliau juga berkomentar masalah penggalian tanah yang mereka beli kawasan untuk di gali tanahnya di ambil sebagai penimbunan.Itu pun telah mereka musyawarahkan dengan pihak Desa Pancur Jaya.Dari pun bekas penggalian tersebut akan mereka buat peternakan ikan air tawar.Dan mereka tetap menjaga kawasan tersebut dari hal hal yang tidak di ingin kan.

Pihak pengusaha juga kesal seharusnya pihak pekerja mereka di lapangan ketika pihak media minta Konfirmasi berita seharusnya mereka laporkan ke pimpinan,agar mendapatkan jawaban yang seimbang ,sehingga tidak menimbukan polemik di tengah masurakat luas.
Selain itu menurut pengusaha juga bahwa pekerjaan mereka telah pun sesuai prosedur yang di tetap kan.

” Jadi kami bermohon betul agar kepada pihak Desa ,dan Media agar bisa meluruskan hal ini terhadap masyarakat ,supaya tidak menimbulkan polemik.Selain itu para pengawas pekerja kita juga udah kita pesan agar tetap menjaga dan memberikan teguran terhadap pekerja yang lain sekiranya ada melihat kelalain dari pihak pekerja itu sendiri” ujar pengusaha muda yang fasih berbahasa Jawa ini.

Memang sempat beredar beberapa hari yang lalu tentang penggarapan hutan mangrove oleh seseorang pengusaha ,dalam pembuatan pelabuhan baru. Adapun hal ini tidak lain bertujuan untuk berpartisipasi dalam pembangunan, khusus nya pulau Rupat.(Jonggi Tambatua Siahaan,Kabiro Bengkalis)